6 Soft Skills yang Wajib Dikuasai Sebelum Usia 30

6 Soft Skills yang Wajib Dikuasai Sebelum Usia 30

6 Soft skills yang wajib dikuasai sebelum usia 30 tahun, apa saja? | Sumber: Unsplash (Akson)

Selamat datang di gerbong usia 20-an! Menginjak pada fase dewasa awal ini, hidup kita tidak lagi berkutat pada dunia pencarian jati diri, melainkan juga bagaimana kita akan melangkah menuju masa depan. Yang kemarin suka galau mikirin si dia, biasanya di umur-umur ini udah lebih mature untuk bersikap, betul nggak?

Berbicara masalah “bekal umur 20 tahunan”, apa saja sih, yang sudah SohIB persiapkan? Memangnya hard skill aja yang paling kita butuhkan agar semakin berkembang?

Eitss, jangan salah ya, SohIB! Meskipun menguasai hard skill penting, tetapi harus kita imbangi dengan soft skill, lo! Apalagi saat ini, banyak perusahaan ataupun beasiswa yang tidak hanya mempertimbangkan aspek nilai dan prestasi akademik, melainkan juga pengalaman penunjangnya. Selain itu, karena kita hidup di tengah masyarakat, tentunya nilai Matematika 100 saja tidak cukup, bukan?

Nah, berikut ini adalah 7 soft skills yang wajib kita kuasai sebelum usia 30! Daftar di bawah ini adalah keahlian universal, sehingga bisa diterapkan di mana saja. Are you ready?

Good Communication

Keterampilan berkomunikasi? Memangnya dari kemarin belum bisa bicara? Eits.. bukan begitu maksudnya, ya! Pernahkah SohIB berada pada situasi di mana bertengkar dengan sahabat ‘hanya’ karena salah paham? Sebagian besar keretakan sebuah hubungan, entah pertemanan, rekan kerja, hingga rumah tangga biasanya diawali karena miscommunication.

Di dunia kerja, seseorang pasti dituntut untuk dapat ‘membawa’ dirinya dengan cakap. Salah satu hal yang paling mencolok untuk dinilai pertama adalah bagaimana ia berbicara.

Memiliki kemampuan komunikasi yang baik bukan hanya semata-mata pandai berpidato dan story telling. Berani mengutarakan pendapat dengan cara yang santun, pandai bernegosiasi, mampu memberikan informasi sehingga audiens memahami pesan kita, hingga betah mendengarkan orang juga merupakan bagian dari good communication, lo!

Banyak dari kita yang merasa lebih mudah untuk berbicara daripada mendengar. Padahal, namanya juga komunikasi, maka pesan yang ada seharusnya bersifat dua arah, bukan?

Baca juga: SEO Tools yang Sering Digunakan Untuk Optimasi Website, Sudah Tahu?

Memahami Potensi Diri

https://unsplash.com/photos/AkftcHujUmk Photo by Annie Spratt on Unsplash
Memahami diri sendiri merupakan langkah pertama seseorang mengembangkan potensinya | Sumber: Unsplash (Annie Spratt)

Bila bukan kita yang memahami diri sendiri, siapa lagi? Ungkapan tersebut sangat related dengan poin ini. Banyak orang masih tersesat karena kebingungan dengan keinginan dan potensinya, bahkan yang sudah berusia matang sekalipun.

Dengan memahami diri, perlahan-lahan SohIB juga akan belajar untuk memiliki daya juang terhadap dirinya. Minimal, mampu berkata “tidak” saat ragu atau diberikan beban yang terlalu besar untuk dikerjakan. Selain itu, kita tak pernah tahu kapan perusahaan dan lingkungan sekitar dapat berjalan sesuai dengan yang kita mau. Suatu saat, jalan buntu dan perubahan ekstrim bisa saja menerpa kita.

Untuk itu, yuk, beranikan diri untuk mencoba banyak hal! Jangan batasi aksi kita hanya karena pikiran takut untuk gagal.

Kecerdasan Emosional

EQ (Emotional Quotients) adalah keahlian seseorang dalam mengontrol dan menempatkan emosi terhadap dirinya dan orang lain. Sebuah pepatah mengatakan, “Diam itu emas” mungkin bisa menjadi gambaran yang tepat untuk kecerdasan yang satu ini. Dengan memiliki kontrol emosi yang bagus, orang di sekitar akan nyaman berbicara dengan kita.

Ingat, tidak selamanya kita cukup beruntung untuk bertemu dengan lingkungan yang bisa memahami diri kita. Ada kalanya SohIB tidak bekerja sendiri sehingga keterampilan yang satu ini harus benar-benar dicermati. Memiliki EQ akan menumbuhkan empati dan menjadi pondasi yang baik bagi mereka yang berkecimpung langsung di masyarakat. Hal ini bisa menjadi investasi jangka panjang lo, SohIB!

Baca juga: Prinsip Kaizen, Biar Kita Makin Produktif

Manajemen Keuangan

https://unsplash.com/photos/lCPhGxs7pww Photo by Alexander Mils on Unsplash
Masih muda, jangan boros-boros, ya! | Sumber: Unsplash (Alexander Mils)

Saat sudah melangkah di dunia perkarieran, tentunya ada uang yang kita hasilkan secara rutin. Mulai dari sekarang, belajarlah untuk memanajemen sirkulasi keuangan. Saat ini, banyak formula budgeting yang dapat kita ikuti.

Jangan lupa, sisihkan sebagian pemasukan untuk menabung, ya! Sekarang banyak pilihan instrumen investasi dan platform untuk tabungan yang aman dan terpercaya, bisa dicoba, lo! Bila sejak muda sudah cerdas dalam mengatur keuangan, hal ini bisa menghindarkan kita dari resiko krisis keuangan di masa depan.

Berpikir Kritis

Pernah melihat acara cerdas cermat di televisi? Dalam kompetisi tersebut, para peserta harus bisa berpikir cepat tetapi juga akurat dalam menjawab soal. Demikian juga dengan ujian kehidupan.

Mulai keluar dari zona nyaman remaja menuju dewasa, ‘memaksa’ kita agar terbiasa untuk menganalisa masalah dengan cepat dan menanganinya sendiri. Karena itu, penting bagi SohIB untuk tetap berusaha tenang saat menemui kesulitan, sembari menemukan solusinya.

Berpikir kritis dapat dilatih dengan beberapa cara, SohIB! Berikut di antaranya:

  • Perbanyak diskusi dengan lingkaran teman yang positif.
  • Perluas wawasan melalui konten dan buku-buku yang bermanfaat.
  • Jangan menelan mentah berita yang belum sepenuhnya benar, sebaliknya tetap waspada dengan sekitar.
  • Pandang setiap situasi dengan berbagai perspektif agar pikiran tetap jernih dan dapat mencari jawaban terbaik tanpa asumsi dan hasutan.

Baca juga: Kenali Penyakit Tipes Dan Cara Pencegahannya

Mampu Beradaptasi

https://unsplash.com/photos/RNoiGmxhf7Y Photo by Brett Jordan on Unsplash
Bisa beradaptasi sangatlah dibutuhkan saat ini, apalagi di masa globalisasi | Sumber: Unsplash (Brett Jordan)

Di era globalisasi ini, kita tidak hanya bersaing dengan pekerja dalam negeri, melainkan juga dari negara lainnya, lo! Karena itulah, bisa beradaptasi dengan segala kondisi adalah soft skill yang sangat penting.

Bunglon saja harus mimikri dulu agar terus bertahan hidup, masa kita yang manusia kalah, sih?

The best way to predict our future is prepae it from now! Masa terbaik dalam mengembangkan diri dan berkreasi adalah kita dalam usia yang masih produktif. So, kira-kira keahlian apa lagi ya, yang perlu kita tingkatkan?

Jangan lupa untuk terus ikuti artikel-artikel seru lainnya hanya di sohib.indonesiabaik.id, ya! Banyak lo, informasi menarik nan lengkap yang harus banget kamu baca. Nggak hanya itu aja! Jika kamu memiliki passion di bidang kepenulisan dan ingin senantiasa berkembang, join jadi kontributor SohIB dan dapatkan banyak benefit-nya!

Oiya, SohIB.id juga punya komunitas keren yang selalu aktif memberikan berbagai pelatihan, webinar, diskusi, dan bagi-bagi merchandise cantik, lo! Skuy, langsung gabung aja di sini! So, sampai berjumpa lagi dan salam Sobat Baik Indonesia Hebat! (AJ)