5 Rekomendasi Buku Terlaris Tentang Self Development, Suka yang Mana?

5 Rekomendasi Buku Terlaris Tentang Self Development, Suka yang Mana?

5 rekomendasi buku self development ini keren banget, lo! | Sumber: Unsplash (Lala Azizli)

“Buku adalah jendela dunia.”

Untuk SohIB yang memiliki keinginan untuk mengembangkan diri, selamat datang di dunia proses menuju kedewasaan! Ungkapan di atas tentu bukan deretan huruf semata. Membaca buku merupakan sebuah pembiasaan yang baik untuk untuk seseorang.

Nah, dari sekian banyak buku bertemakan self development, terdapat beberapa yang menjadi favorit pembaca, bahkan masih eksis hingga saat ini, lo! Buku-buku ini bisa menjadi sahabat terbaik SohIB yang sedang ‘menempuh perjalanan’ menuju versi yang lebih baik dari sebelumnya.

Mari kita menyambut tahun 2022 dengan 5 rekomendasi buku terlaris tentang Self Development di bawah ini. Semoga di setiap lembaran yang kita buka, dapat menjadi obat galau, penyejuk hati, dan jawaban bagi sesuatu yang sedang dicari. Kita simak bersama-sama yuk, SohIB!

Baca juga: CV vs Resume Ternyata Berbeda, lo! Sudah Tahu?

1. Atomic Habits: Perubahan Kecil yang Memberikan Hasil Luar Biasa

Merupakan karya dari James Clear, Atomic Habits menjadi salah satu best seller dan telah diterjemahkan dengan berbagai bahasa di dunia. Dalam buku ini, SohIB akan digugah hatinya oleh konsep sederhana nan luar biasa ala James Clear, bagaimana rentetan keputusan kecil dari keseharian kita dapat menjadi perubahan yang nyata.

Hal ini tentu sangat mencengangkan, bagaimana saat melakukan push up sebanyak dua puluh kali, menahan diri untuk mengonsumsi makanan manis, atau bangun lima menit lebih awal, dapat memberikan efek yang luar biasa bagi seseorang. Atomic Habits juga memberikan strategi bagaimana menggabungkan kebiasaan baik yang sudah ada dengan pembiasaan yang baru.

Poin utamanya adalah kita harus mengetahui tujuan dan alasan untuk melakukan perubahan. Dengan demikian, hal ini bisa menjadi motivasi SohIB mencapai goals. James Clear memaparkan setiap penjelasan dengan bahasa yang mudah dimengerti dengan berbagai grafik dan gambar yang menyenangkan.

2. Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Mendambakan sebuah kehidupan yang lebih tenang, bahagia, dan menjadi kuat adalah hal yang wajar. Namun, seringkali diri kita terlalu sibuk mengurusi hal-hal yang sebetulnya tidak perlu dipikirkan, hingga kemudian tanpa sadar mendorong kita terjun ke jurang yang dalam. Pada akhirnya, diri sendirilah yang mampu dan harus menjadi penolong paling andal. Apakah SohIB merasakan perasaan yang sama?

Buku terjemahaan ciptaan blogger ternama Mark Manson ini mengajak para pembacanya untuk bersikap acuh dengan problematika kehidupan yang sebetulnya kurang perlu kita jadikan concern.

Bersikap bodo amat dalam buku tersebut memiliki seninya agar berhasil menurut Manson. Hal yang bisa kita lakukan adalah menikmati setiap proses dari tantangan yang ada. Temukan sesuatu yang lebih penting untuk masa depan dan membuat lebih bahagia saat menjalaninya.

Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat cocok untuk SohIB yang sedang memulai untuk lebih fokus terhadap diri sendiri dan belajar abai dengan hal kurang penting dari sekitarnya. Ingat, masa bodoh bukan berarti kita menutup mata, akan tetapi memahami bahwa ada banyak hal yang lebih baik dipikirkan dan dikembangkan, tentunya baik untuk diri sendiri. Tertarik membaca?

Baca juga: 5 Profesi yang Terancam Punah Akibat Teknologi

3. I Want To Die, But I Want To Eat Tteokpokki

Eitss.. Ini bukan buku yang membahas tentang menu makanan, kok, SohIB! I Want To Die, But I Want To Eat Tteokbokki ditulis oleh Baek Se Hee yang berisi tentang catatan perjuangan beliau dalam mengatasi depresi jangka panjang. Di dalamnya, SohIB bisa menjumpai banyak kisah inspiratif dan kutipan menarik yang khususnya membahas tentang self love.

Salah satu poin yang dapat dipetik dalam buku yang telah memiliki seri lanjutan kedua tersebut adalah sangat penting bagi seseorang untuk tidak membenci diri. Belajarlah menyayangi setiap yang ada dari kita dan berhenti membandingkan dengan yang lain karena setiap individu berbeda. Karya penulis asal Korea Selatan tersebut telah diterjemahkan di beberapa negara, termasuk di Indonesia. 

4. Insecurity is My Middle Name

Berdamai dengan kekurangan diri sendiri? Yup, SohIB tidak salah membaca, kok! Insecurity is My Middle Name adalah tulisan karya Alvin Syahrin yang membahas seputar ‘cara bersikap dengan perasaan insecurity kita’.

Buku ini memiliki ilustrasi yang begitu menarik dan menenangkan dalam waktu yang bersamaan. Ciptaan Alvin ini seolah dapat menjadi pendamping suportif untuk membuka wawasan dan memahami diri kita dengan lebih baik lagi.

Contohnya, pada bab yang membahas tentang ‘beautiful’, karya penulis lokal tersebut menjelaskan kepada kita bahwa kecantikan bukan hanya sekadar dari keindahan fisik, melainkan hal-hal lain seperti cara bersikap, berbicara, maupun bertindak yang baik. Sudahkah SohIB membaca Insecurity is My Middle Name?

5. Filosofi Teras

Henry Manampiring menulis Filosofi Teras setelah terilhami oleh filsafat Stoa atau stoisisme dalam hidup. Di negara kita, kalimat terakhir terasa begitu asing, bukan? Filosofi yang berasal dari Yunani tersebut sudah ada sejak 300 tahun sebelum masehi oleh seorang filsuf bernama Zeno. Dalam prosesnya, ia sering memberi pelajaran kepada muridnya di sebuah teras berpilar, yang dalam bahasa Yunani berarti stoa. Inilah cikal bakal lahirnya pemikiran stoisisme dan diadaptasi Henry menjadi ‘teras’.

Filosofi Teras memberikan pencerahan bagi SohIB yang sering berpikir bahwa dunia sangatlah gelap dan penuh pemikiran yang negatif. Di masa kini, tidaklah jarang kita mendengarkan ujaran kebencian di media sosial. Bisa juga berasal dari gangguan sehari-hari yang begitu menjemukan, seperti jalanan macet sehingga sulit pulang tepat waktu, bertemu klien yang kurang menyenangkan, ataupun masalah ekonomi.

Henry Manampiring melalui untaian katanya membantu para pembaca dan dirinya sendiri untuk berfokus pada sesuatu yang dapat kita kendalikan dan memahamkan bahwa ada hal yang juga tidak bisa kita kendalikan dalam kehidupan ini. Apa saja? Sebutlah orang tua, jenis kelamin, bencana alam, dan lain sebagainya. Buku ini sangat direkomendasikan untuk SohIB agar bisa membantu menganalisa dan mengolah emosi dengan lebih baik lagi.

Baca juga: Temukan Versi Terbaik Dirimu dengan 3 Langkah Ini!

Nah, itu dia 5 buku keren bertema self development yang bisa dijadikan rekomendasi bacaan untuk kamu! Kira-kira, buku mana saja, nih, yang sudah SohIB baca?

Jangan lupa untuk terus ikuti artikel-artikel seru lainnya hanya di sohib.indonesiabaik.id! Sampai berjumpa lagi dan salam Sobat Baik Indonesia Hebat! (AJ)