Jalan Tol Bali Mandara di Atas Laut, Segini Tarifnya!

Jalan Tol Bali Mandara di Atas Laut, Segini Tarifnya!

Pemandangan gerbang tol Nusa Dua, Bali | Sumber: Wikimedia Commons (AdriansyahYS)

Menjadi salah satu kawasan wisata strategis di Indonesia, tentunya keputusan untuk membangun jalan tol antara Denpasar, Bandara Ngurah Rai, dan Nusa Dua Bali menjadi kabar baik untuk dilakukan. Oleh sebab itu, sejak tahun 2012, proses pembangunan jalan tol Bali Mandara yang berada di atas air dilakukan.

Saat ini, jalan tol tersebut telah beroperasi sejak peresmiannya oleh Presiden RI kala itu, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, di Bulan Oktober 2013. Kemudian, revitalisasi terus dilakukan hingga tahun 2022, di mana perhelatan akbar KTT G20 dilangsungkan di Nusa Dua.

Rute Jalan Tol Bali Mandara

jalan tol bali mandara
Jalan Tol Bali Mandara memiliki pemandangan yang tak tergantikan | Sumber: Indonesiabaik.id

Melansir dari Wikipedia, Tol Bali Mandara membentang dengan jarak 12,7 km dengan rute Kota Denpasar atau Pelabuhan Benoa, Bandara Internasional Ngurah Rai, dan Nusa Dua. Ketiga kawasan ini biasa disebut juga sebagai segitiga emas di Bali Selatan, lo! Nah, jalan tol tersebut melewati Kota Denpasar dan dan Kabupaten Badung.

Tarif Jalan Tol Bali Mandara

Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: 75/KPTS/M/2022 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Jalan Tol Bali Mandara (Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa), mulai 26 Februari 2022, inilah tarif terbaru yang akan diberlakukan kepada pelintas tol tersebut:

  • Golongan I: Rp. 13.000 (Sedan, Jip, Pick Up/Truk Kecil, dan Bus)
  • Golongan II: Rp. 19.500 (Truk dengan 2 (dua) gandar)
  • Golongan III: Rp. 19.500 (Truk dengan 3 (tiga) gandar)
  • Golongan IV: Rp. 25.500 (Truk dengan 4 (empat) gandar)
  • Golongan V: Rp. 25.500 (Truk dengan 5 (lima) gandar)
  • Golongan VI: Rp. 5.000 (Kendaraan bermotor roda 2 (dua))

Ssst.. jangan kaget saat melihat golongan pengendara yang terakhir, ya! Yup, Bali Mandara memang menjadi satu-satunya jalan tol di Indonesia yang memberikan akses bagi kendaraan bermotor roda dua untuk ikut melintasi jalan tersebut dan menikmati pemandangan ciamiknya.  Bagaimana, apakah SohIB tertarik untuk mencoba?

Baca juga: Mengenal G20 dan Fakta Menariknya!

Arti Nama “Mandara”

Menurut data yang dihimpun dari situs Badan Pengatur Jalan Tol milik Kementerian PUPR, “Mandara” punya makna tersendiri. Terdiri dari tujuh huruf, Mandara adalah singkatan dari “Maju, Aman, Damai, dan Sejahtera” dan mengusung konsep green, strong, and beauty toll road. Wah, sangat berkharisma dan tampak cantik, ya?

Menjadi 5 Jalan Tol di Atas Air Terpanjang di Dunia

SohIB nggak salah baca, kok! Negara kita patut berbangga. Sebab, di dunia ini, hanya sedikit sekali negara yang mempunyai jalan tol di atas air. Terdapat 4 jalan tol selain milik Indonesia yang sudah beroperasi terlebih dahulu. Apa saja?

  1. Jiaozhou Bay, China (42 km)
  2. Lake Pontchartrain Causeway, Amerika Serikat (38,4 km)
  3. Chesapeake Bay, Amerika Serikat (24,01 km)
  4. Tol Penang, Malaysia (24 km)

Jalan Tol Berpemandangan Cantik nan Ramah Lingkungan

JPPN mewartakan bahwa untuk mempercantik ruas Tol Bali Mandara, pemerintah menanam ratusan ribu bibit mangrove, pohon, hingga pembuatan taman. Bahkan, jalan dengan panjang 12, 7 km tersebut dilengkapi dengan proyek sumber energi ramah lingkungan berupa pembangkit listrik bertenaga matahari, pembaharuan gerbang tol, sampai adanya patung penari Bali yang super indah!

Namun, karena jalan tol di atas air seperti ini beresiko tinggi terhadap kecepatan angin, maka pengamanannya harus lebih maksimal. Oleh sebab itu, setiap gerbang tol akan dipasang alat pengukur angin atau anemometer. Jika tiupan angin melebih standar, yakni 40 km/jam, maka jalan penghubung tersebut wajib ditutup demi keselamatan pengguna.

Oiya, CCTV di sana juga akan selalu diaktifkan selama 24 jam nonstop. Hal tersebut untuk mengawasi kelancaran lalu lintas dan mengetahui apabila ada kendala yang dialami oleh pengguna.

So, bagaimana menurut SohIB? Apakah Tol Bali Mandara seindah yang sering disebutkan? Yuk, komentar di bawah!

Baca juga: Visual, Kinestetik, dan Auditori, Kamu Tim Gaya Belajar yang Mana?

Jangan lupa untuk terus ikuti artikel-artikel seru lainnya hanya di sohib.indonesiabaik.id, ya! Banyak lo, informasi menarik nan lengkap yang harus banget kamu baca.

Nggak hanya itu aja! Jika kamu memiliki passion di bidang kepenulisan dan ingin senantiasa berkembang, join jadi kontributor SohIB dan dapatkan banyak benefit-nya!

Oiya, SohIB.id juga punya komunitas keren yang selalu aktif memberikan berbagai pelatihan, webinar, diskusi, dan bagi-bagi merchandise cantik, lo! Semuanya gratis! Skuy, langsung gabung aja di siniSalam Sobat Hebat Indonesia Baik! (AJ)